INILAH KEBIJAKAN YANG DIKELUARKAN DALAM MENANGANI PANDEMI COVID – 19 DI AS

Sudad bergantinya presiden di AS membuat penanganan untuk COVID – 19 pun pastinya mengalami perubahan. Karena berbeda kepala, tentunya memiliki perbedaan rencana yang akan dilakukan kedepannya untuk masyarakat AS. Peningkatan yang terjadi pada kasus COVID – 19 di AS, membuat masyarakat sangat khawatir dengan keberlangsungan hajat hidup mereka di negeri paman sam itu. Ketika pemerintahan presiden sebelumnya yaitu Trump, yang tidak memberikan penanganan secara maksimal dan terbaik kepada virus corona ini. Memberikan pelonjakan yang cukup tinggi untuk kasus terkait corona ini. Sehingga masyarakat yang mengharapak setelah bergantinya pemimpin, bisa melakukan penanganan terbaik kepada COVID – 19 ini.

Masyarakat yang mengharapkan juga kepemimpinan yang berganti ini bisa membuat kasus ini diutamakan. Agar tidak ada lagi korban yang berjatuhan, sehingga mereka tidak merasakan khawatir yang berlebihan tentang COVID – 19. AS pernah mendapatkan rekor dunia atas kasus corona yang terjadi itu menginjak angka 100.233, dimana kasusnya ini melalui India dengan angka 97.894 dalam satu harinya di bulan September yang lalu. Biden mengatakan bahwa negara ini akan memasuki musim dingin yang kelas. Mau tidak mau Biden harus mendapatkan warisan krisis yang mungkin lebih buruk. Tentunya dia harus bisa memutar otak agar bisa menangani kasus corona lebih baik dari sebelumnya, ini kebijakan yang dikeluarkan Biden dalam menangani corona.

1.Membuat Tes yang Disediakan Secara Luas

Akan memberlakukan tes yang diedarkan lebih luas lagi. Jadi tes yang disediakan ini akan melewati sebuah program pengembangan tes yang mendapatkan dukungan dari pemerintah. Sehingga dapat meningkatkan produksi dari tes diagnostik dari rumah, juga dia memiliki rencana untuk mendirikan tempat tes dengan cara drive – through yang jumlahnya kurang lebih sepuluh tempat. Yang dimana tempat tes ini akan disebarkan di negara bagian yang lainnya.

Selain itu Biden juga menjanjikan hal yang lainnya, yang akan diberikan untuk menangani COVID – 19 ini. Dimana dia akan memberikan pengujian secara gratis untuk seluru warga Amerika, selain itu orang yang tidak memiliki asuransi pun tetap akan mendapatkan pengujian gratis ini.

2.Memperluas Pesyaratan Masker

Pemerataan dalam penggunaan masker di AS ini memang belum tersebar dengan baik dan benar. Dimana menerapakan persyaratan dan juga hukum yang pasti, sehingga Biden akan menjadikan ini sebagai pertimbangan mandat masker nasional atau nasional mask mandate. Tetapi para ahli hukum disini yang mengutarakan bahwa Biden kemungkinan hanya mempunyai wewenng dalam menerapkan masker di fasilitas federal saja.

Tetapi Biden memiliki rencana lain, yaitu melakukan kerja sama dengan gubernur setempat. Untuk memberlakukan persyaratan masker.

“Pertama, saya akan pergi ke setiap gubernur dan mendesak mereka untuk mengamanatkan penggunaan masker di negara bagian mereka. Dan jika mereka menolak, saya akan pergi ke walikota dan eksekutif daerah dan mendapatkan persyaratan masker lokal di seluruh negeri,” * ucap Biden.

3.Menyesuaikan Lockdown Dengan Kawasan Lokal

Untuk mengeluarkan kebijakn lockdown secara nasional di AS itu menjadi kemungkinan yang tidak mungkin untuk dilakukan. Meskipun begitu Biden akan tetap memberlakukan lockdown pada kawasan tertentu saja.

“Saya akan siap melakukan apa pun untuk menyelamatkan nyawa. Karena kita tidak bisa menggerakkan negara sampai kita mengendalikan virus,” * ucap Biden.

Selain itu dana federal pun akan dialokasikan untuk mengembakan keamanan pada fasilitas yang terbuka. Caranya itu membagikan masker juga mengembangkan ventilasi yang ada di sekolah, serta memberikan penghalang plastik di tempat makan.

TERDAPAT BEBERAPA ALASAN YANG MENJADI LANDASAN KEMENANGAN JOE BIDEN PADA PEMILU AS

Pemilu yang sudah berlangsung di AS dimana terjadi kesengitan pada pertempuran yang terjadi dari masing – masing calon Presiden selanjutnya. Sudah banyak melahirkan berbagai dugaan dan prediksi yang kira – kira siapa yang akan menjadi pemimpin dan orang nomor satu di AS nantinya, lalu pada akhirnya terpilihlah Joe Biden sebagai pemimpin AS pada periode sekarang. Menggeserkan Trump yang memang sebelumnya sudah menjadi presiden AS pada periode sebelumnya, menjadi presiden AS yang tertua sepanjang sejarah tidak menjadikannya harus kendor dalam menjalankan tugas – tugas dan visi misi yang sudah dia janjikan untukwarga AS.

Pemilu yang berada di keadaan pandemi seperti ini memang baru sekali terjadi sekali di satu abad ini, yang dimana banyak menimbulkan beberapa kerusahan yang berada di masyarakat. Tentu ini menjadi hal baru yang didapati dan dijalani oleh negara AS. Meskipun sedang berada dalam kondisi pandemi sekali pun pemilu harus tetap berjalan, dengan segala keterbatasan dan pengurangan kegiatan yang terjadi. Pemilu AS harus tetap diberlangsungkan untuk memilih pemimpin dan orang nomor satu di AS.

Kemenangan yang diterima oleh Biden itu tidak terlepas dari apa yang sudah dilakukan oleh para timnya yang membantu dan bekerja keras dalam mewujudkan mimpi dari Biden. Mendapatkan suara yang memang tidak jauh berbeda dari Trump, menjadikan peraturang yang sengit antara keduanya. Selain itu terdapat beberapa alasan dari kemenangan yang didapatkan oleh Joe Biden menjadi pemimpin AS.

1.Virus Corona

Virus Corona

Sedang mewabahnya virus corona yang menyerang AS ini, sudah memakan banyak korban jiwa. Memang bukan karena Trump, tetapi cara dia dalam mengatasi Covid dirasa gagal dan kurang tanggapan yang diberikannya. Karena total jiwa yang sudah hilang karena corona sejumlah 230.000 jiwa, yang dimana memberikan banyak perubahan kepada politik yang ada di AS.

Menerima poin sebesar 17 persen yang dimana mengungguli Trump, Biden ternyata lebih dipercaya oleh masyarakat untuk bisa mengatasi dan membrantas permasalah dari pandemi COVID – 19 ini. Menjadi point yang tidak terduga dari pandemi corona ini, karena cara trump yang kurang baik dalam menangani COVID – 19 membuat kepercayaan dari masyarakat perlahan – lahan hilang. Ini menjadi peluang yang dimanfaatkan dengan baik oleh Biden dan tim.

2.Kampanye yang Sederhana

Kampanye yang Sederhana

Sebelumnya Biden sudah pernah menyalonkan diri sebagai Presiden tetapi gagal, sebab keterampilannya yang kurang dalam berbicara didepan publik. Menjadikan hal tersebut faktor besar yang menjadi gagal. Tetapi dikesempatannya yang ketiga ini, dia akhrinya bisa mendapatkan peluang dan kemenangannya dalam memnangkan pemilu AS kali ini.

Kali in Biden dan tim yang lebih sabar dan pintar dalam membaca situasi membuatnya dapat mengalahkan Trump. Karena mereka menunggu sebuah momentum yang bisa membuat Trump dapat memakan omongannya sendiri dan Biden juga tim bisa melancarkan strategi yang sudah mereka buat.

3.Pokonya Jangan Trump

Pokonya Jangan Trump

Saat itu seminggu sebelum terselenggaranya pemilu AS, Biden menyebarkan tayangannya di iklan TV yang mengutarakan pesan tentang pertarungan  untuk jiwa Amerika, yang dimana pesan ini sudah pernah dia samapikan ketikan kampanye di tahun lalu, juga pidato pencalonannya yang terjadi ketika bulan Agustus.

Pesan yang dia berikan ini, memliki perhitungan yang sederhana. Tentang Biden yang mengorbankan keberuntungan politik, atas pendapat tentang Trump yang terlau berapi – api juga pemimpin yang dibutuhkan oleh AS.

Itulah beberapa alasan yang atas kemenangan yang diraih oleh Joe Biden.

TERPILIHNYA JOE BIDEN SEBAGAI ORANG NOMOR SATU DI AMERIKA SERIKAT

Menjadi berita yang sedang trending dimana Joe Biden yang akhirnya memenangkan persaingan untuk menjadi presiden Amerika Serikat. Rivalnya Trump harus puas dengan urutannya kedua , yang dimana membuat dia harus turus dari jabatannya sebagai presiden di periode ini.  Persaingan yang cukup ketat telah mereka lalui, padahal sebelumnya itu Trump selalu mengungguli suara. Tetapi tidak disangka – sangka bahwa kenyataan Joe Biden yang memenangkan ini. Pemberitaan tentang menagnya Joe Biden sebagai presiden AS, tidak hanya ramai diperbincangkan di AS, tetapi juga dibeberapa negara. Dengan terpilihnya Biden dia menyampaikan pidato perdananya, yang dimana sudah menjabat sebagai presiden AS. Dia memberikan pidato pada kediamannya tepatnya di Wilmington.

Isi dari pidato tersebut, dia akan menyatukan AS serta mengatasi segala perdebatan yang memberikan dampak perpecahan, dan mengatakan ini dengan rasa berjanji yang ada pada diriya.

“Saya berjanji bakal bekerja dengan sepenuh jiwa untuk memenangkan kepercayaan yang sudah diberikan oleh rakyat,” * tutur Biden dalam pidatonya.

Kekalahan yang dialami oleh Trump, tentunya memberikan dampak rasa kecewa kepada public yang sudah memberikannya dukungan. Tetapi apa mau dikata, bahwa ternyata suara untuk Biden itu lebih unggul. Sehingga Biden memberikan respon atas hal ini bahwa dia juga paham dengan rasa kecewa yang dirasakan oleh para pendukung yang sudah mendukung Trump sejauh ini. Sehingga Biden ini meminta supaya dia mendapatkan kesempatan.

“Ini waktunya untuk membuang retorika kasar, mendinginkan situasi, memerhatikan satu sama lain, dan mendengarkan satu sama lain,” * ucapnya.

Saat dia terpilih menjadi presiden AS, ternyata dia masuk ke dalam presiden dengan usia tertua sepanjang sejarah AS. Karena saat ini Biden tepat sudah beruia 77 tahun, pada awalnya yang  menjadi presiden tertua saat dilantik itu adalah Trump dengan umur 70 tahun. Tetapi sekarang sudah tergantikan dengan Biden, yang umurnya jauh lebih tua tujuh tahun dibandingkan Trump. Meskipun dia masuk ke dalam rekor presiden yang usianya tertua sepanjang sejara, dia memiliki fisik yang sehat juga kuat. Ini sudah dijelaskannya dalam laporan ketika Desember 2019.

Karena tujuan yang dimilikinya sekarang untuk AS adalah menyatukan, maka warga AS seharusnya bisa berbangga memiliki pemimpin yang memiliki tujuan seperti ini.

“Ini waktunya pemulihan bagi Amerika. Mereka bukan musuh kita. Mereka juga warga kita. Marilah kita umumkan era demonisasi berhenti di sini,” * ucap Biden.

Dia yang pernah menjabat sebagai wakil presiden saat masa Barack Obama itu mempunyai janji yang sangat mantap. Selain dia akan mengatasi dan memperbaiki ekonomi dari AS, dia juga akan membuat negara tersebut dapat masuk ke dalam golongan yang dapat dipertimbangka dalam level dunia.

Menjabat sebagai presiden yang 45 di AS ini ternyata memiliki pendapatan atau gaji yaitu sebesar 400.000 dollar AS di dalam setahun atau sama dengan Rp 5.686.195.905 pendapatan tersebut masih di luar dari biaya tunjangan. Tunjangan – tunjangan tersebut seperti tunjangan pengeluaran tahunan sejumlah 50.000 dollar AS, tunjangan tak terkena pajak 100.000 dollar AS, serta tunjangan dana hiburan sejumlah 19.000 dollar AS.

Untuk mantan presiden akan mendapatkan sejumlah fasilitas, meskipun sudah tidak menjabat sebagai seorang presiden. Fasilitas tersebut yaitu asuransi keamanan juga asuransi kesehatan. Terdapat uang pensiun tahunan yang akan diterima oleh presiden AS sejumlah 200.000 dollar AS.



SOEKARNO PRESIDEN PERTAMA INDONESIA HINGGA FAKTA – FAKTA YANG MENYELIMUTINYA

Negara Indonesia adalah negara yang sangat kaya dengan sumber daya alamnya. Tidak sedikit negara – negara lainnya yang iri dengan kekayaan yang dimiliki oleh negara Indonesia. Membuat mereka mengingikan apa yang ada di dalamnya, salah satunya adalah dengan cara menjajah bangsa Indonesia. Ini sudah berlangsung beberapa puluh tahun silam, dimana bangsa Indonesia berjuang mati – matian untuk bisa memerdekan bangsanya dari jajahan negara asing yang ingin merebut bangsa ini. Tentu tidak semudah itu untuk bisa mengambilnya dari tangan rakyat Indonesia, meski dengan keadaan yang tidak semaju dan secanggih negara yang menjajahnya. Tetapi Indonesia mampu untuk memerdakan negaranya. Tidak terlepas dari segala perjuangan dan peran penting seorang pemimpin rakyat Indonesia dikala itu. Dia adalah Soekarno yang menjadi presiden pertama di Indonesia. Menjalankan tugasnya sebagai orang nomor satu di Indonesia dari tahun 1945 sampai 1967. Memiliki wakil presiden yaitu Moh. Hatta yang bersama – sama memberikan kesejahteraan kepada rakyatnya.

Dipilih menjadi seorang presiden saat satu hari sesudah dibacakannya teks proklamasi kemerdekaan tangga 18 Agustus 1945. Setelah itu diberlangsungkannya sidah Panitia Persiapan Kemerdakaan Indonesia (PPKI). Hasil yang lahir dari persidangan tersebut sangat penting dan masih digunakan sampai sekarang, yaitu lahirnya Undang – Undang Dasar Republik Indonesia. Pada hari itu pula Soekarno dan Moh. Hatta dinobatkan menjadi Presiden dan Wakil Presiden RI. Dan terbentuklah Komite Nasional yang mengemban tugas untuk membantu Presiden. Soekarno menjadi orang yang banyak memberikan pengaruh kepada bangsa Indonesia dan juga negara lainnya. Tidak salah banyak yang memberikan apresiasi untuk dirinya. Menarik bukan? Mari kita bahas fakta – fakta tentang Presiden pertama Indonesia, Soekarno.

1.Namanya Pernah Diganti

Namanya Pernah Diganti

Lelaki kelahiran 1901 satu ini memiliki nama saat lahir adalah Kusno. Tapi namanya harus diganti, lantaran dia sering merasa sakit – sakitan. Karena terjadi hal yang seperti ini membuatnya harus mengganti namanya saat berumur 11 tahun. Ayahnya yang bernama Soekemi Sosrodihardji mengubah nama menjadi Soekarno, yang dikenal sampai sekarang.

Terkadang nama Soeakarno ditulis menjadi Achmed Soekarno oleh beberapa negara barat juga timur tengah. Ini dilakukan tidak hanya oleh negara tersebut, tetapi wartawan barat pun melakukannya. Karena mereka merasa tidak biasa dengan kebiasaan orang Indonesia, yang memiliki nama hanya satu kata. Sehingga penambahan nama pun dilakukan.

2.Lulusan Jurusan Teknik Sipil

Lulusan Jurusan Teknik Sipil

Kepintaran yang dimilikinya berkat pendidikan tinggi yang sudah laluinya. Ketika itu dia bersekolah di Eerste Inlandse School. Setelah itu dia berpindah sekolah, karena harus ikut ke Mojokerto bersama dengan orang tuanya. Dan akhirnya tahun 1915, membereskan pendidikannya di Europeesche Lagere School. Lalu melanjutkannya ke HBS yang berada di Surabaya. Bisa berhasil masuk ke sekolah ini berkat bantual dari H.O.S Tjokroaminoto yang ternyata rekan ayahnya.

Tidak berhetni disitu, Soekarno kembali melanjutkannya ke Technische Hoogeschool te Bandoen, yang sekarang dikenal dengan ITB dengan jurusan teknik sipil. Setelah perjalanan pendidikan yang dilalui, dia pun lulus tahun 1926.

3.Kehidupan Pribadi

Kehidupan Pribadi

Memiliki hubungan asmara yang bisa dibilang tidak satu saja. Karena Soekarno menikah tidak hanya sekali atau dua kali. Kurang lebih dia sudah menikah dengan Sembilan perempuan. Karisma yang dimilikinya membuat perempuan mudah jatuh hati dengan wibawa dan aura yang dibawanya.

Dia memiliki 11 anak dari pernikahannya itu. Tidak semua dari mereka ikut ke dalam dunia politik seperti ayahnya, karena ada juga yang memilih jalannya sendiri.

Itulah sekilas fakta dan ulasan tentang Presiden pertama Indonesia yang karismatik.

TERDAPAT KONTROVERSI DI BALIK KEMENANGAN YANG DIDAPAT OLEH DONALD TRUMP

Meraih kemenangan dalam pemilihan presiden Amerika Serikat yang ke 45 itu. Ternyata memiliki kontroversial yang berada di dalamnya. Tidak semulus seperti yang dilihat saat dia mendapatkan vote yang tinggi, lalu menjadikan sebagai orang nomor satu di Amerika Serikat. Vote yang dia raih itu sebanayak 304 electoral votes, disisi lain kandidat kedua Hillary Clinto yang hanya bisa meraih 227 electoral votes. Pemilihan presiden di Amerika Sendiri memakai cara pemilihan tidak langsung. Ini mungkin terdengar seperti janggal, apakah cara yang tidak langsung seperti dapat dikatakan sebagai pemilihan yang sah atau tidak. Bila melihat ke belakang, ahli sejarah mengatakan bahwa pemilihan presiden yang sebelumnya pun memiliki misteri yang hingga sekarang belum diketahui secara rinci.

Hasil pemilihan presiden yang sudah keluar, bahkan sudah berlalu selama berminggu – minggu. Tetapi ini masih menjadi perdebatan orang – orang, yang dimana Hillary Clinton yang diunggulkan menjadi calon presiden bisa berada pada urutan kedua. Banyak opini – opini yang terlahir untuk bisa menjawab situasi ini, tetapi sampai sekarang tidak bisa membuktikan apa yang sebetulnya misteri yang terjadi dibalik pemilihan presiden ke 45 tersebut. Dan bagaimana bisa Trump terpilih menjadi presiden AS dengan mendapatkan vote terbanyak. Kali ini akan membahas dari sudut pandang Profesor Julian Zelizer yang berasal dari Universitas Princenton, kalau terdapat beberapa misteri atas terpilihanya Trump menjadi Presiden AS. Langsung simak saja ulasan berikut ini.

1.Pembocoran Rekaman Cabul dan Pajak Trump

Pembocoran Rekaman Cabul dan Pajak Trump

Terjadinya kebocoran rekaman Access Hollywood, dimana rekaman ini bisa menguak tentang kemungkinan seorang Trump yang melakukan perlakuan yang tidak senonoh yaitu pelecahan seksual. Selain peristiwa itu, terdapat peristiwa yang lainnya yaitu New York Timer mendapatkan copy an dari laporan pajak lampau. Laporan pajak tersebut memberikan hasil bahwa terdapat kerugian pajak, sehingga bisa terhindar dari pajak pendapatan yang sudah mennjumpuk berjuta – juta dolar.

Peristiwa yang menggegerkan saat kampanye berlangsung, seharunya sudah bisa membuat trump tidak memiliki pendukung yang banyak. Tetapi Trump memilih untuk bertahan dan mengatasi skandalnya itu dengan memutarbalikkan masalah juga cerita, jadi semua bisa berjala sesuai dengan keinginannya.

2.Rusia dan Donald Trump

Rusia dan Donald Trump

Ini terjadi di bulan terakhir kampanye, yang dimana tim Trump yang memiliki kerjasama dengan perjabat serta peretas di Rusia untuk memberikan sesuatu kepada pemilu. Bukti – bukti yang terkumpul memperkuat bahwa ada hal kotor yang akan dilakukan oleh Trump bersama dengan Rusia. Salah satu bukti tersebut adalah melakukan peretasan kepada web Panitia Konvensi Nasional  Partai Demokrat. Ini berdampak kepada para pemilih, karena beredarnya informasi yang tidak baik sampai dengan membeberkan berita bodong. Tentu ini sangat berpengaruh kepada orang yang akan melakukan pemilihan nantinya

3.Manuber Bos FBIA yang Merugikan Hillary Clinton

Manuber Bos FBIA yang Merugikan Hillary Clinton

Ini menjadi peristitwa yang menggegerkan ketika pemilu, pernyataan yang dikeluakan oleh James Comey di bulan Oktober yang mengatakan, FBI sedang melakukan  penyelidikan email yang didapatkan di komputernya asisten pribadi Hillary Clinton yaitu Huma Abedin. Lalu memiliki dugaan bahwa ini terdapat hubungannya, dengan kejadian email di Departmen Luar Negeri.

Terdapat beberapa kemungkinan tentang apa yang sudah dilakukan oleh Comey, bahwa dia mempunyai rasa tanggung jawab untuk memberi informasi kepada para pemilih tentang apa yang terjadi.

Itulah kontorvesi yang terjadi dibalik kemenagan dari Donald Trump

Apa Itu Electoral College?

Pemilihan presiden Amerika Serikat akan berlangsung sebentar lagi. Merujuk kepada sistem yang berlaku, kandidat yang mendapatkan suara terbanyak dari masyarakat belum tentu memenangkan pertarungan.

Karena, presiden AS tidak dipilih secara langsung oleh masyarakat, melainkan oleh lembaga yang dikenal dengan istilah electoral college atau lembaga terpilih.

Yuk Kenali Lebih Dalam Tentang Electoral College

Saat warga AS datang ke tempat pemungutan suara, sebenarnya mereka memilih orang-orang yang akan duduk dalam electoral college.

Tugas utama electoral college adalah memilih presiden dan wakil presiden. Mereka bekerja setiap empat tahun sekali, yakni beberapa pekan setelah pemungutan suara oleh masyarakat di negara bagian.

Pada saat itulah mereka menjalankan tugas. Anggota electoral college dicalonkan oleh partau politik di tingkat negara bagian.

Mereka biasanya merupakan petinggi partai atau sosok yang berafiliasi dengan kandidat presiden dari partainya.

Di tempat pemungutan suara, pemilih tidak hanya memberikan suara untuk calon presiden, namun juga calon anggota electoral college.

Di surat suara, nama mereka biasanya muncul di bawah nama kandidat presiden. Namun ada juga negara bagian yang tidak mencetak nama calon anggota electoral college.

Jumlah perwakilan setiap negara bagian dalam kelompok ini disesuaikan dengan total populasi di daerah tersebut.

Anggota electoral college berjumlah 538 orang. California merupakan negara bagian dengan perwakilan terbanyak, yaitu 55 orang.

Sementara negara bagian yang jumlah penduduknya sedikit seperti Wyoming, Alaska, dan North Dakota, termasuk Washington DC, diwakilkan oleh minimal 3 orang.

Setiap orang dalam lembaga ini memiliki satu hak suara. Seorang kandidat presiden harus mendapatkan suara terbanyak, 270 atau lebih untuk memenangkan pilihan.

Biasanya, setiap anggota electoral college akan memilih kepada calon presiden yang mendapatkan suara terbanyak dalam pemilihan umum di negara bagian.

Misalnya, jika seorang kandidat dari Partai Republik memenangkan 50,1% suara di Texas, ia akan mendapat seluruh suara dari anggota electoral college darri negara bagian itu, yang terdiri dari 38 anggota.

Hanya negara bagian Maine dan Nebraska yang membagi suara electoral college berdasarkan proporsi suara yang diterima masing-masing calon presiden.

Itulah alasan calon presiden AS focus memenangkan negara bagian yang tidak menyerakhan seluruh suara untuk kandidat yang paling banyak dipilih.

Negara bagian seperti ini dikenal dengan istilah swing state. Memenangkan sebanyak mungkin suara dari setiap negara bagian bukanlah strategi yang biasa dilakukan.

Lalu, bisakah seorang capres memenangkan suara mayoritas tapi tidak terpilih menjadi presiden? Tentu saja bisa.

Sangat mungkin seorang kandidat menjadi yang paling populer secara nasional di kalangan pemilih, namun gagal mendapatkan 270 suaradari anggota electoral college.

Dua dari 5 pilpres AS terakhir dimenangkan oleh kandidat yang tidak mendapatkan suara terbanyak dari masyarakat.

Pada 2018, Donald Trump berselisih 3 juta suara di bawah pesaingnya, Hillary Clinton. Namun Trump mendapat suara terbanyak di electoral college.

Sementara pada tahun 2000, George W Bush mendapatkan 271 suara electoral college. Padahal calon presiden dari Partai Demokrat, Al Gore, mendapat setengah juta suara lebih besar dari masyarakat ketimbang Bush.

Selain Trump dan Bush, terdapat tiga presiden AS lainnya yang memenangkan pilpres walau tidak mendapatkan suara terbanyak dalam pemilihan umum.

Tiga presiden itu menjabat pada abad ke-19, yaitu John Quincy Adams, Rutherford B Hayes dan Benjamin Harrison.