Pemilihan presiden pasti di alami oleh penduduk dunia pada negaranya masing-masing. Tenrtunya, dalam masa tersebut banyak sekali keunikan yang terjadi di suatu negara. Di negara Indonesia sendiri di tahun 2019 banyak di warnai dengan berita atau isu palsu. Tentunya kalian pasti ingin mengetahui bagaimana tradisi pemilihan presiden di negara lain.

Keunikan Pemilihan Presiden di Seluruh Dunia

Keunikan Pemilihan Presiden di Seluruh Dunia

Tentunya bukan di Indonesia saja yang melakukan pemilihan presiden yang diadakan 5 tahun sekali. Tentunya di masa tersebut banyak sekali hal-hal aneh mulai dari berita hoax, kampanye memberikan janji manis, sampai dengan pembagian uang di negara tanah air tercinta Indonesia. Memang ini adalah sebuah tradisi dari dulu yang terjaga dengan baik sampai sekarang. Nah, bagaimana keunikan di negara lain dalam melakukan pemilihan presiden? Simak saja keunikannya di bawah ini.

Kelereng Aneka Warna

Keunikan memilih presiden atau kepala negara terjadi di Gambia. Negara ini menggunakan kelereng warna untuk sebuah kode warna yang menandakan kandidat yang dipilih. Kelereng tersebut dijatuhkan pada sebuah drum yang diberikan lonceng. Lonceng tersebut berfungsi untuk berbunyi apabila ada seorang pemilih yang menjatuhkan 2 kelereng sekaligus ke dalam drum.

Denda Bagi Yang Tidak Memberikan Suara

Hampir 22 negara menerapkan peraturan ini agar bisa membuat semua penduduknya memilih atau memberikan suara pada saat terjadinya pemilihan presiden. Di Australia sendiri akan mengenakan denda sebesar 20 dolar untuk warganya yang melewatkan pemilu atau tidak memberikan suaranya. Jika 20 dolar tersebut tidak di bayarkan maka denda tersebut akan dinaikkan.

Kecurangan

Selalu ada potensi kecurangan pada saat terjadi pemilihan umum. Nah, agar tidak semakin berlarut larut maka setiap negara selalu melakukan sistem bagus selama menjalankan pemilihan presiden. Kecurangan datang dari presiden Liberia Charles DB King yang mendapatkan suara telak hingga mencapai ratusan juta suara. Yang pada kenyataanya penduduk liberia hanya puluhan juta saja.

Pemilih Remaja

Beberapa negara mengizinkan para remaja yang berada di bawah 17 tahun untuk mengkuti pemilihan presiden. Ini terjadi di negara Brazil. Banyak remaja di negara tersebut yang mengikuti pemilihan untuk memberikan hak suaranya.

Nah, demikianlah berbagai hal unik yang terjadi di belahan dunia selama  menjalankan proses pemilihan presiden. Semoga saja dengan hal yang sudah kami sampaikan ini akan menambah wawasan anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *