TERDAPAT KONTROVERSI DI BALIK KEMENANGAN YANG DIDAPAT OLEH DONALD TRUMP

Meraih kemenangan dalam pemilihan presiden Amerika Serikat yang ke 45 itu. Ternyata memiliki kontroversial yang berada di dalamnya. Tidak semulus seperti yang dilihat saat dia mendapatkan vote yang tinggi, lalu menjadikan sebagai orang nomor satu di Amerika Serikat. Vote yang dia raih itu sebanayak 304 electoral votes, disisi lain kandidat kedua Hillary Clinto yang hanya bisa meraih 227 electoral votes. Pemilihan presiden di Amerika Sendiri memakai cara pemilihan tidak langsung. Ini mungkin terdengar seperti janggal, apakah cara yang tidak langsung seperti dapat dikatakan sebagai pemilihan yang sah atau tidak. Bila melihat ke belakang, ahli sejarah mengatakan bahwa pemilihan presiden yang sebelumnya pun memiliki misteri yang hingga sekarang belum diketahui secara rinci.

Hasil pemilihan presiden yang sudah keluar, bahkan sudah berlalu selama berminggu – minggu. Tetapi ini masih menjadi perdebatan orang – orang, yang dimana Hillary Clinton yang diunggulkan menjadi calon presiden bisa berada pada urutan kedua. Banyak opini – opini yang terlahir untuk bisa menjawab situasi ini, tetapi sampai sekarang tidak bisa membuktikan apa yang sebetulnya misteri yang terjadi dibalik pemilihan presiden ke 45 tersebut. Dan bagaimana bisa Trump terpilih menjadi presiden AS dengan mendapatkan vote terbanyak. Kali ini akan membahas dari sudut pandang Profesor Julian Zelizer yang berasal dari Universitas Princenton, kalau terdapat beberapa misteri atas terpilihanya Trump menjadi Presiden AS. Langsung simak saja ulasan berikut ini.

1.Pembocoran Rekaman Cabul dan Pajak Trump

Pembocoran Rekaman Cabul dan Pajak Trump

Terjadinya kebocoran rekaman Access Hollywood, dimana rekaman ini bisa menguak tentang kemungkinan seorang Trump yang melakukan perlakuan yang tidak senonoh yaitu pelecahan seksual. Selain peristiwa itu, terdapat peristiwa yang lainnya yaitu New York Timer mendapatkan copy an dari laporan pajak lampau. Laporan pajak tersebut memberikan hasil bahwa terdapat kerugian pajak, sehingga bisa terhindar dari pajak pendapatan yang sudah mennjumpuk berjuta – juta dolar.

Peristiwa yang menggegerkan saat kampanye berlangsung, seharunya sudah bisa membuat trump tidak memiliki pendukung yang banyak. Tetapi Trump memilih untuk bertahan dan mengatasi skandalnya itu dengan memutarbalikkan masalah juga cerita, jadi semua bisa berjala sesuai dengan keinginannya.

2.Rusia dan Donald Trump

Rusia dan Donald Trump

Ini terjadi di bulan terakhir kampanye, yang dimana tim Trump yang memiliki kerjasama dengan perjabat serta peretas di Rusia untuk memberikan sesuatu kepada pemilu. Bukti – bukti yang terkumpul memperkuat bahwa ada hal kotor yang akan dilakukan oleh Trump bersama dengan Rusia. Salah satu bukti tersebut adalah melakukan peretasan kepada web Panitia Konvensi Nasional  Partai Demokrat. Ini berdampak kepada para pemilih, karena beredarnya informasi yang tidak baik sampai dengan membeberkan berita bodong. Tentu ini sangat berpengaruh kepada orang yang akan melakukan pemilihan nantinya

3.Manuber Bos FBIA yang Merugikan Hillary Clinton

Manuber Bos FBIA yang Merugikan Hillary Clinton

Ini menjadi peristitwa yang menggegerkan ketika pemilu, pernyataan yang dikeluakan oleh James Comey di bulan Oktober yang mengatakan, FBI sedang melakukan  penyelidikan email yang didapatkan di komputernya asisten pribadi Hillary Clinton yaitu Huma Abedin. Lalu memiliki dugaan bahwa ini terdapat hubungannya, dengan kejadian email di Departmen Luar Negeri.

Terdapat beberapa kemungkinan tentang apa yang sudah dilakukan oleh Comey, bahwa dia mempunyai rasa tanggung jawab untuk memberi informasi kepada para pemilih tentang apa yang terjadi.

Itulah kontorvesi yang terjadi dibalik kemenagan dari Donald Trump

Apa Itu Electoral College?

Pemilihan presiden Amerika Serikat akan berlangsung sebentar lagi. Merujuk kepada sistem yang berlaku, kandidat yang mendapatkan suara terbanyak dari masyarakat belum tentu memenangkan pertarungan.

Karena, presiden AS tidak dipilih secara langsung oleh masyarakat, melainkan oleh lembaga yang dikenal dengan istilah electoral college atau lembaga terpilih.

Yuk Kenali Lebih Dalam Tentang Electoral College

Saat warga AS datang ke tempat pemungutan suara, sebenarnya mereka memilih orang-orang yang akan duduk dalam electoral college.

Tugas utama electoral college adalah memilih presiden dan wakil presiden. Mereka bekerja setiap empat tahun sekali, yakni beberapa pekan setelah pemungutan suara oleh masyarakat di negara bagian.

Pada saat itulah mereka menjalankan tugas. Anggota electoral college dicalonkan oleh partau politik di tingkat negara bagian.

Mereka biasanya merupakan petinggi partai atau sosok yang berafiliasi dengan kandidat presiden dari partainya.

Di tempat pemungutan suara, pemilih tidak hanya memberikan suara untuk calon presiden, namun juga calon anggota electoral college.

Di surat suara, nama mereka biasanya muncul di bawah nama kandidat presiden. Namun ada juga negara bagian yang tidak mencetak nama calon anggota electoral college.

Jumlah perwakilan setiap negara bagian dalam kelompok ini disesuaikan dengan total populasi di daerah tersebut.

Anggota electoral college berjumlah 538 orang. California merupakan negara bagian dengan perwakilan terbanyak, yaitu 55 orang.

Sementara negara bagian yang jumlah penduduknya sedikit seperti Wyoming, Alaska, dan North Dakota, termasuk Washington DC, diwakilkan oleh minimal 3 orang.

Setiap orang dalam lembaga ini memiliki satu hak suara. Seorang kandidat presiden harus mendapatkan suara terbanyak, 270 atau lebih untuk memenangkan pilihan.

Biasanya, setiap anggota electoral college akan memilih kepada calon presiden yang mendapatkan suara terbanyak dalam pemilihan umum di negara bagian.

Misalnya, jika seorang kandidat dari Partai Republik memenangkan 50,1% suara di Texas, ia akan mendapat seluruh suara dari anggota electoral college darri negara bagian itu, yang terdiri dari 38 anggota.

Hanya negara bagian Maine dan Nebraska yang membagi suara electoral college berdasarkan proporsi suara yang diterima masing-masing calon presiden.

Itulah alasan calon presiden AS focus memenangkan negara bagian yang tidak menyerakhan seluruh suara untuk kandidat yang paling banyak dipilih.

Negara bagian seperti ini dikenal dengan istilah swing state. Memenangkan sebanyak mungkin suara dari setiap negara bagian bukanlah strategi yang biasa dilakukan.

Lalu, bisakah seorang capres memenangkan suara mayoritas tapi tidak terpilih menjadi presiden? Tentu saja bisa.

Sangat mungkin seorang kandidat menjadi yang paling populer secara nasional di kalangan pemilih, namun gagal mendapatkan 270 suaradari anggota electoral college.

Dua dari 5 pilpres AS terakhir dimenangkan oleh kandidat yang tidak mendapatkan suara terbanyak dari masyarakat.

Pada 2018, Donald Trump berselisih 3 juta suara di bawah pesaingnya, Hillary Clinton. Namun Trump mendapat suara terbanyak di electoral college.

Sementara pada tahun 2000, George W Bush mendapatkan 271 suara electoral college. Padahal calon presiden dari Partai Demokrat, Al Gore, mendapat setengah juta suara lebih besar dari masyarakat ketimbang Bush.

Selain Trump dan Bush, terdapat tiga presiden AS lainnya yang memenangkan pilpres walau tidak mendapatkan suara terbanyak dalam pemilihan umum.

Tiga presiden itu menjabat pada abad ke-19, yaitu John Quincy Adams, Rutherford B Hayes dan Benjamin Harrison.

Aksi Razia Judi di Yogyakarta

Aksi Razia Judi

Aksi Razia Judi ini sudah ada sejak lama, dimana kalau mau ada pemilihan calon politik baru seperti Bupati, Camat, atau bahkan Gubernur di kota Yogyakarta. Bentuk kegiatan ini diberikan dengan tujuan agar mereka di pilih oleh masyarakat disana. Kalau saya pribadi tidak terlalu suka dengan cara ini, karena diriku merupakan salah satu pemain taruhan.

Adanya kegiatan razia yang petugas lakukan biasanya ketika sedang akan berlangsung nya pemilihan. Setelah pilkada sudah berakhir juga bakal jarang adanya razia seperti ini diadakan. Dan tempat yang paling sering di gledah adalah warung minum & kios kecil di sekitar jalan tol & pokasi pinggiran. Banyak sekali pasti bandar judi darat yang tertangkap dalam kegiatan tersebut.

Untungnya saya bermain judi itu selalu melalui handphone, alian di situs judi online resmi. Jadi bisa terbebas dari razia main judi oleh petugas pemerintahan Indonesia khususnya di kota Yogyakarta.

Cara Hindari Aksi Razia Judi di Yogyakarta

Kalau kalian bertempat tinggal / domisili di kota Yogyakarta dan suka main taruhan juga. Maka jangan pasang sama bandar darat lagi, sudah tahu kan kenapa? Ya selain sering tertangkap razia judi, bakal lebih repot kalau sudah sampe dibawa ke kantor polisi. Kamu bakal diberikan hukuman penjara loh, seperti yang sudah diatur sama pemerintahan Yogyakarta.

Aksi Razia Judi

Nah gimana cara nya supaya main taruhan lebih aman & tetap nyaman ? Aku memberikan solusi biar anda main secara online, pada agen judi online resmi dan terpercaya di Indonesia. Kalian bisa memasang banyak sekali jenis taruhan selama 24 jam bebas, dan aman tanpa harus bertemu bandar seperti biasanya. Cara inilah nan telah lama aku lakukan, agar tidak kena razia apa lagi ketika mau pemelihan daerah Yogyakarta.

Gak ribet kok, kamu tinggal daftar akun baru di situs judi online tersebut. Setelah dapat akun ID & Password kalian harus ini deposit juga. Kalau semuanya sudah selesai dilakukan maka kamu bebas memilih mau pasang taruhan apa saja disana. Mudah kan? Tetap bisa main judi di Yogyakarta tanpa harus takut lagi kena razia oleh petugas pemerintahan kota Yogyakarta

Joe Biden, Calon Pesaing Donald Trump Tahun Ini

Joe Biden marupakan mantan wakil presiden AS yang saat ini mencalonkan ketiga kalinya dalam pemilihan presiden dari partai Demokrat.

Dalam pemilihan pendahuluan kali ini, ia disebut sebagai kandidat paling terkenal dan disukai. Namun, kampanye pria berusia 78 tahun itu terkadang tampak kurang semarak walaupun ia berupaya menjadikan pengalamannya selama 4 dasawarsa di pemerintahan sebagai kekuatan.

Obama menyebutnya sebagai “Wakil presiden terbaik yang pernah dimiliki AS”, namun siapa dia, dan apa yang ada di balik tawarannya?

Delapan tahun mendampingi Obama sebagai wakil Presiden memungkinkannya mengklaim sebagian besar warisan Obama, termasuk pengesahan Undang-undang Layanan Kesehatan, paket stimulus ekonomi, dan reformasi industry keuangan.

Joe Biden, Mantan Wakil Presiden AS Yang Sekarang Mencalonkan Diri

Joe Biden baru saja meraup kemenangan di Sembilan dari 14 negara bagian dalam pemilihan pendahuluan untuk menjadi kandidat calon presiden partai Demokrat untuk menghadapi Donald Trump.

Mantan wakil presiden AS ini meraih suara terbanyak di Minnesta, Oklahoma, Arkansas, Alabama, Tennessee, North California, dan Virginia.

Ada juga senator sayap kiri, Bernie Sanders yang diproyeksikan akan mampu menaklukan Colorado Utah dan negara bagian asalnya, Vermont.

Keduanya saling mengejar untuk menjadi kandidat calon presiden Partai Demokrat dalam menghadapi Presiden Donald Trump, calon Partai Republik.

Biden, sosok moderat yang menjadi wakil presiden di masa Barack Obama, dan Sanders, seorang politikus sayap kiri, menawarkan visi yang sangat berbeda untuk masa depan AS.

Biden berharap dapat memukul momentum kemunculan Sanders, yang merupakan kandidat terkuat secara nasional pada perhitungan suara akhir.

Kampanye Biden, yang dilaporkan kekurangan dana dan sumber daya, mampu bangkit kembali sejak kemenangannya dalam pemilihan utama di Caroline Selatan pada akhir pekan lalu.

Ini merupakan pertama kalinya politikus berusia 77 tahun itu meraih kemenangan dalam tiga kali memperebutkan posisi capres dari Partai Demokrat.

Hasil jajak pendapat menunjukkan bahwa Biden akan meraup suara terbanyak dari pemilih berlatar Afrika-Amerika, kelompok pendukung yang penting bagi partai Demokrat.

Biden juga kelihatannya akan menang secara meyakinkan di  kalangan pemilih di pinggiran kota, yang menurut jumlah survey, menyebutkan bahwa mereka telah berpaling dari presiden Donald Trump.

Sejumlah laporan menyebutkan, Biden meraih kemenangan sekitar 53% suara di Virginia, sehingga membuat Sanders berada di urutan kedua dengan peroleha suara 23%.

Negara bagian Virginia dan North Carolina menjadi sangat penting karena keduanya merupakan kunci perebutan suara utama dalam pemilu 2020.

Saat ini semua mata tertuju pada dua negara bagian, yang merupakan wilayah dengan pemungutan suara terbesar, yaitu California disusul Texas.

Sanders berharap dapat meraup suara besar di wilayah California, yang disebut sebagai Golden State, setelah hasil survey menunjukan ia akan meraih kemenangan 45% dari kalangan masyarakat Hispanik di Texas, dibandingkan perolehan suara 24% oleh Biden.

Hal baru lain yang muncul dalam pemilihan pendahuluan ini adalah untuk pertama kalinya kemunculan sosok Michael Bloomberg.

Mantan wali kota New York, yang telah menghabiskan lebih dari setengah miliar dolar dari koceknya sendiri diperkirakan akan Berjaya di wilayah AS Samoa Amerika.

Sementara Biden yang menyiapkan langkah-langkah untuk mendapatkan suara dari kalangan Demokrat tengah dengan harapan dapat menyingkirkan Bloomber, salah satu orang terkaya di dunia.

Namun Bloomberg, sang miliarder, tampaknya mampu meningkatkan kinerjanya yang ditandai dengan rencananya untuk lolos hingga ke konvensi partai Demokrat di Milwaukee, Wisconsin.

Nilai Pancasila Yang Terkandung Dalam Pemilihan Presiden

Pemilihan umum merupakan suatu cara memilih wakil-wakil rakyat serta merupakan salah satu bentuk pelayanan hak-hak asasi warga negara bidang politik.

Jadi, sudah menjadi keharusan pemerintahan demokrasi untuk melaksanakan pemilihan umum dalam waktu-waktu yang telah ditentukan terutama di Indonesia.

Pemilu Berdasarkan Pancasila

Pemilihan umum dilaksanakan Sebagai perwujudan demokrasi. Pemilihan Umum di Indonesia dilaksanakan secara langsung, rakyat secara langsung memilih wakil-wakilnya yang akan duduk di badan-badan perwakilan rakyat.

Pemilu diselenggarakan dengan tujuan memilih wakit rakyat dan wakil daerah, serta untuk membentuk pemerintahan yang demokratis, kuat, dan juga memperoleh dukungan rakyat dalam rangka mewujudkan tujuan nasional berdasarkan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Menurut Pasal 22E Ayat (1) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Pemilu dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, dan rahasia (luber) serta jujur dan adil (jurdil).

Selain UUD 1945, pemilihan umum juga terdapat pada Pancasila terutama dalam sila keempat yang berbunyi “Kerakyatan yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan / Perwakilan.”

Awalnya, musyawarah memiliki arti pembahasan bersama oleh semua pihak dan forum musyawarah beda dengan forum perwakilan. Tapi, karena komposisi dan sifat kerjanya, DPR sulit mencapai “Hikmat Kebijaksanaan.”

Pasca perubahan rakyat kembali memegang penuh kedaulatan. Sila ke-4 dan Pemilu oleh DPR. Pancasila tetap menjadi dasar negara meski UUD 1945 mengalami perubahan.

Tak ada perubahan filosofis, namun yang terjadi adalah perubahan yuridis. Argumentasu tentang pemilu oleh DPR dapat diterima sebelum perubahan.

Namun argumentasi itu menjadi tumpul ketika perubahan UUD 1945 memang mengembalikan kedaulatan ke tangan rakyat.

Demokrasi menurut sila ke-4 bukanlah “demokrasi perwakilan”. Jadi Pemilihan Langsung menjadi satu-satunya bentuk demokrasi yang menegaskan dan menjunjung tinggi menempatkan kedaulatan dan hak rakyat pada tempat yang seharusnya dalam memilih pemimpinnya sendiri.

Pemilu merupakan hal yang esensial bagi seluruh negara demokrasi, terutama Indonesia. Namun, akhir-akhir ini kita bisa melihat pengaruh globalisasi mempengaruhi rakyat Indonesia, yaitu apatis.

Rakyat Indonesia menjadi semakin apatis terhadap Pemerintah dan juga negara. Keadaan ini merupakan keadaan yang sangat krusial bagi Negara karena pola pikir masyarakat tak tertuju pada tujuan Indonesia terutama dalam prinsip kesatuan dan persatuan Sebagai Bangsa Indonesia.

Sikap individualism yang sudah sampai kepada masyarakat Indonesia ini bisa mengakibatkan semangat gotong royong yang dimiliki Indonesia semakin memudah hingga habis.

Karena itu, Pemilu harus makin digalakkan dan Pemilu harus dilaksanakan dengan luberjurdil karena jika tidak dilaksanakan sesuai asas ini, rakyat akan malas untuk melaksanakan Pancasila.

Hal lain yang bisa dilakukan adalah penyelenggara pemilu harus memaksimalkan sosialisasi Pemilu berbasis pelayanan, misalnya dalam proses sosialisasi setiap tahapan pemilu harus bisa memastikan bahwa setiap informasi kepemiluan telah dimengerti oleh masyarakat.

Contoh selain sosialiasai resmi dalam forum diskusi seminar, sebaiknya disosialisasikan juga lewat perkembangan teknologi yaitu media-media sosial seperti Facebook, Whatsapp, Instagram, dan lain-lain. Sehingga memenuhi kebutuhan informasi masyarakat.

Objek utama masyarakat juga menjadi keharusan untuk bergerak aktif, bukan hanya para orang politik karena dengan adanya kemajuan teknologi maka akan semakin gampang untuk mengakses informasi.

Namun hal ini juga harus didukung oleh rakyat aktif karena untuk menyambut informasi dari pelanggan Pemilu, rakyat harus agresif sekali sehingga informasi bisa benar-benar sampai dan masalah yang muncul tereliminasi.

Oleh karena itu, untuk mewujudkan Pemilu yang berdasarkan Pancasila, standarisasinya terletak pada penyelenggara Pemilu yang harus melaksanakan Pemilu denan maksimal dan memanfaatkan media yang ada serta didukung aktif oleh masyarakat.

Politikus Hobby Berjudi

Seorang Politikus Hobby Berjudi

Seorang Politikus Hobby Berjudi – Kisah kali ini adalah tentang paman saya yang gemar sekali dalam taruhan game online android. Meski dia adalah pelaku politik namun hal ini malah mempermudahnya dalam melakukan perjudian. Kadang sekali main dia bisa menghabiskan uang hingga belasan juta.

Paman saya ini dulunya bukan pemain judi, tapi karena sudah memiliki jumlah gaji yg cukup banyak maka bingung harus diapakan duit tersebut. Sementara bisnis juga sudah banyak, semuanya menghasilkan omset sangat besar. Jadilah dia menjadi seorang pemain judi online, untuk mengisi kekosongan diwaktu senggang nya.

Politikus Hobby Berjudi Yang Dermawan

Sebenarnya bermain judi itu salah karena ya bertentangan sama ajaran agama kata orang – orang. Tapi paman juga bilang gini, “tau gk sebenarnya juga gajih besar anggota politik pemerintahan seperti aku ini, banyak mengambil dari pajak negara”. Bagi paman itu juga sebenarnya salah, tapi dia tetap banyak berbuat kebaikan.

Politikus Hobby Berjudi

Salah satunya adalah ketika dia sering menang dalam bermain judi online, maka paman bakal membagi – bagikan hadiah tersebut kepada kami. Paman cuma butuh hiburan bukan hadiah uang yg ada dalam taruhan tersebut. Jadi ya, setiap menang beliau selalu memberikan kepada aku dan sepupu lainnya.

Terus juga setiap bulan paman selalu membagikan 10% dari gajihnya sebagai staff politik negara untuk anak yatim & panti jompo. Hal ini rutin dia bagikan, karena buat dia berbagi adalah hal yang sangat indah. Ketika kita mau berbagi / menolong, maka semuanya itu bakal balik lagi kepada kita.

Sudah setahun ini paman selalu menang main judi online, sehingga uang menang yang dia bagikan sama kami bisa buat modal pergi berlibur. Senang banget deh pokoknya punya paman yang super the best seperti dia. Kadang kan ada tuh pelaku politik negara yang terlalu serakah, sudah banbyak penghasilan tapi tidak mau berbagi.