5 Cara Atasi Anak Menangis dan Rewel di Hari Pertama Sekolah

Jakarta — https://www.pantiasuhan-hidayah.org/ – Hari pertama sekolah biasanya diwarnai dengan tangisan anak-anak yang enggan ditinggal orangtuanya. Biasanya, momen anak menangis dan rewel saat sekolah terjadi di jenjang PAUD, TK dan SD.

Hal seperti ini seringkali membuat orangtua hilang kesabaran. Tidak sedikit orangtua yang bingung bagaimana cara mengatasinya.

Terutama saat anak baru masuk jenjang TK atau SD. Hari pertama sekolah yang diwarnai tangisan anak-anak, jangan dibuat beban bagi orangtua.

Beberapa sekolah, kadang memberi kesempatan pada orangtua agar menemani anak untuk beberapa hari.

Setelah itu, orangtua bisa mencari cara agar anak-anak tetap bersekolah tanpa harus menangis.

Jadi, bagaimana mengatasi anak menangis saat masuk PAUD, TK, SD di hari pertama sekolah?

5 cara mengatasi anak menangis di hari pertama sekolah
Untuk mengatasi permasalahan seperti tersebut di atas, berikut ini beberapa tips agar anak nyaman ketika pertama kali masuk sekolah dilansir dari laman Sekolah Integral SD Luqman Al-Hakim.

Coba ajak mengenal lingkungan sekolah

Sebelum masuk sekolah, ajaklah anak-anak mengenal sekolahnya kapanpun. Kenalkan apa itu sekolah yang dituju, seperti apa ruangannya, tempat untuk istirahat dan lain sebagainya.

Dengan demikian anak akan melihat dan mendengar hal-hal menarik yang dilakukan di sekolah tersebut. Sehingga memberikan kesan sekolah sebagai tempat yang menyenangkan sekaligus juga membuatnya aman.

Jelaskan mengapa anak harus sekolah

Orangtua bisa menunjukkan video pembelajaran dan suasana sekolah. Hal ini lumayan mengurangi tangisan anak di hari pertama sekolah.

Bisa juga menyanyikan lagu mengenai senangnya bersekolah. Atau membuat cerita sebelum tidur dengan tema sekolah. Ini sebagai cara untuk mempersiapkan anak masuk sekolah.

Ajari kemandirian

Mengajarkan kemandirian membutuhkan ketelatenan. Setiap anak memiliki karakter dan ciri khas tersendiri. Mengajarkan kemandirian sedikit demi sedikit agar memiliki kepekaan mental dan emosi yang lebih terlatih.

Dimulai dari hal yang paling kecil dan sederhana, misalnya membuang bungkus bekas jajanan, memakai baju sendiri, makan sendiri, dan sebagainya. Hingga anak tidak sepenuhnya bergantung pada orang lain.

Mengantar anak

Pada hari pertama bersekolah, antar dan temani anak agar ia tidak merasa ditinggalkan oleh orangtuanya.

Bila anak meminta terus-terusan ditemani, jangan dituruti agar hal tersebut tidak menjadi kebiasaan.

Memasang muka sedih, terlalu lama di halaman sekolah atau area yang dapat dilihat anak, atau bahkan ikut menunggu mereka di kelas merupakan hal-hal yang dapat meningkatkan potensi gangguan kecemasan berlebih anak kita saat berpisah dengan orangtuanya.

Memberi apresiasi

Bila hari pertama di sekolah anak-anak tidak menangis, beri sedikit apresiasi.

Kalaupun anak-anak masih menangis dan baru bisa beradaptasi beberapa hari setelah masuk sekolah, juga tetap beri apresiasi kepadanya agar si kecil semakin termotivasi dan betah di sekolah.

Apresiasi dapat berupa pujian lisan, mengajak jalan-jalan sebagai reward agar anak lebih bersemangat sebagai langkah untuk mempersiapkan anak masuk sekolah keesokan harinya.